Mama Haji Zaenal Abidin merupakan putra kedua Mama Haji Moechtar. Beliau disiapkan oleh Mama Haji Moechtar untuk menjadi seorang pejuang agama Islam. Maka dari itulah, Mama Zaenal dimasukan ke Pasantren di wilayah Banten.
Namun setelah beliau pulang maantren, ada ilmu lain yang dipelajari, yakni ilmu kedigjayaan, yang membuat sosok Mama Zaenal menjelma menjadi jawara yang sangat disegani.
Pada masa penjajahan, mempelajari ilmu kedigjayaan adalah pilihan terbaik berkenaan sosok-sosok seperti itulah yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Sebab, ancaman dari pihak penjajah, termasuk para londo ireng, hanya dapat dilawan oleh kekuatan dan pertempuran yang mengutamakan kekuatan dan kesaktian raga.
Mama Haji Zaenal Abidin dikaruniai enam orang keturunan, diantaranya:
- Nenoh
- Warga
- Hj. Anah
- Iyang
- Enceng Komar
- Supenti
Komentar