Pertanyaan Seputar Situ Lengkong Panjalu




Catatan Dhipa Galuh Purba

 

Banyak calon peziarah atau wisatawan Situ Lengkong Panjalu yang menghubungi saya melalui nomor WA: 081908882799. Biasanya beliau- beliau bertanya seputar kawasan Wisata ziarah Situ Lengkong Panjalu.

Misalnya berapa harga tiket masuk ke Situ Lengkong Panjalu, berapa bayar perahu untuk menyeberang ke Nusalarang (kawasan pulau tengah danau Situ Lengkong Panjalu, yang menjadi destinasi wisata ziarah), destinasi wisata ziarah mana lagi selain Nusalarang? Dan lain sebagainya.

Saya akan berbagi informasi di laman ini, berdasarkan rangkuman dari pertanyaan-pertanyaan melalui chat WA.

Tetapi sebelumnya saya perlu disclaimer: saya hanya salah seorang warga Panjalu, warga biasa, pecinta alam dan budaya Panjalu, dan tentu bukan bagian dari perangkat desa atau pengelola Situ Lengkong Panjalu.

Adapun nomor WA saya beredar, karena saya mempromosikan penginapan PanjaluNet Homestay melalui nomor: 081908882799.

Nomor tersebut beredar secara organik di internet. 

Banyak yang mengira saya tahu segala hal seputar Situ Lengkong Panjalu, termasuk harga tiket, sewa perahu, destinasi wisata lain selain Nusa larang, makanan favorit di Panjalu, dan sebagainya. Pernah ada yang menawar seharga Rp 100 Juta untuk nomor tersebut, tetapi saya ingin Rp 101 Juta.

Saya selalu menjawab apa yang saya ketahui, dengan senang hati. 

Karena dari lubuk hati saya yang terdalam, saya sangat menghormati  bapak/ ibu atau rekan-rekan sahabat para peziarah yang berkenan mengunjungi Situ Lengkong Panjalu.

Banyak warga masyarakat yang hidupnya sangat bergantung pada kehadiran para peziarah. 

Para pedagang, tukang parkir, tukang perahu, penginapan, dan lain-lain. 

Sebagai catatan, penginapan PanjaluNet tidak bisa diakses bus, sehingga yang menginap di PanjaluNet Homestay lebih banyak para ihwan Pasantren Suryalaya dan Pasantren Sirnarasa, rombongan pernikahan, para pebisnis, wisatawan asing, dan kira-kira 10% para peziarah Situ Lengkong Panjalu yang datang menggunakan kendaraan minibus.

Baik yang menginap di PanjaluNet Homestay atau tidak, saya dengan senang hati membantu memberi informasi apapun yang bisa saya sampaikan.

Bahkan kalau saya sedang berada di Panjalu, dan sedang senggang, saya mengantar dengan senang hati ke berbagai destinasi wisata ziarah lain dan wisata hiburan. 

Misalnya ke Pemandian Cikahuripan, Patilasan Cakradewa Cipanjalu, Ciramping, Makam Prabu Hariang Kuning, gerbang menuju Gunung Sawal di Kampung Tembong (Kalau mengantar ke Puncak Gunung Sawal/ Karantenan, saya ampun deh, silahkan diantar Bah Ading, kuncen Gunung Sawal).

Berikut ini, beberapa pertanyaan yang sering masuk ke WA 081908882799:

1.       Berapa tiket masuk ke kawasan Situ Lengkong Panjalu?

 Saat ini, saya menulis 21 September 2026, harga tiket masuk Rp 10 Ribu/ orang

 

2.       Berapa bayar tiket/ ongkos naik perahu untuk menyeberang ke Nusa Larang, tempat dimakamkannya Prabu Hariang Kancana alias Syekh Sayyit Ali bin Muhammad bin Umar?

Saat ini, saya menulis 6 Juni 2025, harga sewa’ ongkos naik perahu menyeberang ke Nusa Larang adalah Rp 15 Ribu/ orang. Tapi biasanya harus nunggu sampai penumpang 20 orang. 

Jika ingin menyewa 1 perahu (dicarter atau diborong), biasanya kisaran Rp 150 ribu – Rp 200 ribu. 

Silahkan ditawar saja. Kalau menurut  hitung-hitungan saya Rp 100 ribu juga sudah dapat untung.

 

Apakah gerbang utama  Situ Lengkong Panjalu sudah dibuka? 

Sudah, dibuka sejak awal Januari 2026. 

Jadi, rombongan para peziarah yang naik bus, tinggal berjalan kaki dari tempat parkir ke pintu gerbang Situ Lengkong Panjalu.


Apakah ada wisata ziarah lainnya selain Nusa Larang di tengah danau Situ Lengkong Panjalu?

Ya, ada, bahkan banyak. Misalnya Pemandian Cikahuripan yang berdekatan dengan Makam Prabu Hariang Kuning, Patilasan Cakradewa di Cipanjalu (Kuncinya ada di Pak Haji udin, Kades Bahara, karena kuncen sebelumnya sudah wafat), Museum Bumi Alit di dekat Alun-alun Panjalu, Ciramping di Kampung Simpar, dan masih banyak lagi.

5.       Apakah ada destinasi wisata hiburan di sekitar Panjalu?

Ada, banyak. Misalnya Curug Tujuh Cibolang, Wisata Alam Peuntas (Dukuh), Wisata Alam Parung (dekat Pasantren Suryalaya), Bukit Baros, Puncak Joho, dan lain sebagainya.

6.       Dimana dan jam berapa tukang sorabi recommended?

Saya hanya menjawab sorabi yang pernah saya nikmati. 

Pagi-pagi (subuh):

·         Sorabi Bi Idah Wetan Simpar;

·         Sorabi Dukuh (dekat Dofun);

·         Sorabi Ranjeng (pinggir Situ Lengking Panjalu, arah ke Maparah, bisa diakses melalui Banjarwaru), dan

·         Sorabi Ciwalen.


Kalau sore/ malam: Sorabi Ciwalen, Sorabi Mak Lampir Babantar.

 

Saya pernah, bahkan sering membeli dan rasanya dijamin nikmat, apalagi makan di tempat saat panas.

 

7.       Dimana tempat ngopi yang nikmat dan nyaman?

Saya agak subjektif menjawab ini. Pertama, tentu saja ngopi di:

  • ·         Warung Kopi PanjaluNet, karena kopinya lengkap: segala kopi hasil bumi Panjalu ada di Warung Kopi PanjaluNet, dan tempat ngopinya sangat nyaman, bisa duduk sambil menikmati pemandangan Situ Lengkong Panjalu dan Gunung Sawal.
  • ·         Tjiamis Coffie di Pasanggrahan, Panjalu, dekat parkir bus;
  • ·         Kafe Benteng, ini juga cukup nyaman bagi saya;
  • ·         Gayo Pabuaran, dekat bank BRI, arah ke Kawali.

  • ·         Seblak Balong Ema Situ Lengkong Panjalu, meski masakan utamanya seblak, tapi disini bisa ngopi juga.


 

Sebelumnya saya sering ngopi di Nusa Sari Ciater dan Kopi Sufi Simpar, tapi belakangan ini terlihat tutup.

 

8.       Masakan enak dimana?

Saya juga hanya menjawab yang pernah saya coba, bahkan sering, berdasarkan lidah saya dan pelayanannya, saya merekomendasikan:

·         Pojok Ceu Nonoh (sebrang Yomart Panjalu), masakannya enak, terutama semur jengkolnya dan goreng ayam;

·         Warung Nasi Guranteng (dekat pencucian mobil Ciomas, arah Kawali), favorit saya gule, semur jengkol, ayam goreng;

·         Warung Nasi Babinsa, Cimendong (di belakang Alfa Mart);

·         Nasi Padang sebrang Masjid Panjalu;

·         Nasi Padang Pabuaran;

·      .

·         Nasi Goreng Pabuaran (dekat foto copy), juru masaknya orang Ciomas, masakannya enak.

Sebelumnya saya sering pesan Nasi Bakar Simpar, tapi sudah beberapa waktu ini belum produksi lagi, katanya timnya sibuk mengurusi Wedding Organizer.

9.       Kesenian Tradisional dimana?

Tidak ada atau belum ada yang secara rutin menggelar seni tradisional. Tapi setiap malam Minggu, biasanya di PanjaluNet Homestay diadakan latihan menyanyi atau latihan drama. Tidak hanya seni tradisi, tapi termasuk juga lagu-lagu bergenre pop atau bahkan dangdut. Untuk latihan menyanyi dan musik, dipandu oleh Suwendra Slamet Efendi, dan untuk latihan ngonten, drama, baca puisi, borangan (ngabodor sorangan), atau menulis, saya sendiri yang memandu. 

Sekali-kali suka digelar Tembang Sunda, dengan pirigan Kacapi Suling, dengan menampilkan Juru Tembang Kania Pujasari, juru tembang yang sebelumnya menjadi salahsatu pengisi acara Tembang Sunda di TVRI Jawa Barat.

Rencana ke depan, insyaAllah di Panjalu.Net akan digelar secara rutin sebulan sekali, pertunjukan Tembang Sunda dan Kawih Sunda, sedang menabung dulu mempersiapkan segala sesuatunya.


10.   Apa Penginapan Terbaik di Panjalu yang bisa menjadi pilihan?

Lagi-lagi saya menjawab secara subjektif. Tapi ini berdasarkan penilaian google juga, ya mau gimana lagi, penginapan terbaik adalah:

 

·         PanjaluNet Homestay, Perumahan Nusa Asri Blok A72, Panjalu, Ciamis Jawa Barat

·         Penginapan Nusa Indah, Pasanggrahan, Panjalu, Ciamis, Jawa Barat.

·         Panda Homestay, Perumahan Nusa Asri Blok A1, Panjalu, Ciamis Jawa Barat

·         Studio A50, Perumahan Nusa Asri Blok A50, Panjalu, Ciamis Jawa Barat

·         Permana Dewi Homestay, Perumahan Nusa Asri Blok A49, Panjalu, Ciamis Jawa Barat


Akhir kata, saya mengucapkan banyak terimakasih kepada para peziarah dan wisatawan yang telah/ akan berkenan mengunjungi Kawasan Situ Lengkong Panjalu, Jazakumullah Khoeron katsiron, semoga sehat walapiat, makin berlimpah rezekinya, dan senantiasa selalu mendapat lindungan Allah SWT.

Salam hormat dan salam persaudaraan, Dhipa Galuh Purba.   


























0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama